Review Interior MINI Cooper JCW, Exciting British Pocket Rocket

Merek mobil MINI yang kita ketahui yaitu MINI yang punya pengendaraan lincah, gesit, dan benar-benar fun to drive. Kedengarannya tiga hal tadi telah cukup untuk menjamin kepuasan pemilik MINI yang doyan berkendara, namun bagaimana apabila tiga unsur kepuasan tersebut ditambah satu, yaitu kinerja yang memompa adrenalin? Itulah yang bakal anda bisa di MINI Cooper John Cooper Works (JCW), MINI terkencang yang hadir di pasaran dikala ini.

Layout dan desain MINI Cooper JCW masih tipikal MINI pada biasanya, stylish dan fungsional. Bukalah pintunya, maka yang pertama kali menyambut kita yaitu door sill bertuliskan John Cooper Works di pintu, komplit dengan aksen checkered flag supaya aura balapnya sedikit mencuat.

Jok MINI Cooper JCW benar-benar benar-benar klop dengan gaya dan konsep utamayang diusung MINI JCW. Sepasang jok Recaro sport di depan siap mendekap tubuh pengemudi dan penumpang depan, komplit dengan aksen jahitan merah dan lapisan kulit bermutu. Pengaturannya komplit sekali, mulai dari sliding, reclining, height adjuster, thigh support hingga lumbar support semuanya bisa dikuasai.

Kami sedikit menyayangkan akan bolosnya pengendalian jok elektrik dan memory seat di MINI ini, andai saja dihadirkan, tentu akan menjadi nilai plus lagi bagi MINI Cooper tersadis ini. Setidaknya, sekali duduk di jok ini rasanya pasti telah asik dan langsung berharap langsung menjajal mobil ini.

Di balik setir MINI Cooper JCW, ada panel insturmen yang didesain serba membulat. Mirip mobil-mobil mahal lainnya, fitur standar telah termasuk MINI head up display yang akan menampakkan kabar-kabar yang berguna dikala berkendara. Oh ya, setir MINI ini telah dilapisi bahan kulit, penuh dengan tombol-tombol untuk mengatur audio, cruise control dan telepon. Sama seperti joknya, dia juga punya aksen jahitan merah.

Telah khas pada MINI baru, center cluster-nya dilengkap dengan lampu LED yang bisa diubah warnanya tergantung mood pemiliknya. Ada juga sih di MINI Cooper dan Cooper S, namun di MINI Cooper JCW didesain eksklusif dengan frame logo dan aksen JCW di sekelilingnya. Layar di tengah rupanya punya banyak fungsi, yaitu untuk multimedia dan performance monitoring.

Fungsi multimedianya diwakili melalui MINI Cooper Connected yang akan menampakkan kabar tentang radio, media player, navigasi, koneksi dan malahan anda yang punya kamera action GoPro bisa dihubungkan ke sistem MINI Connected. Fungsi kedua, yaitu performance monitoring bisa menampakkan seberapa besar tenaga dan torsi yang kita gunakan dikala berkendara di jalanan dengan MINI.

Di bawah lingkaran center cluster MINI Cooper, ada pengendalian AC komputerisasi dan sebagian tombol untuk pengoperasian jasa page one driving aids umpamanya stability control, traction control, head up display dan start berhenti system, sementara tombol yang berwarna merah berfungsi untuk menyalakan dan mematikan mesin. Desainnya cantik, apalagi tata letaknya seperti tombol di kokpit pesawat terbang.

Zona sekitar spion tengah mobil MINI Cooper malahan ramai akan tombol. Tombol-tombol yang tersedia berfungsi untuk mengatur mekanisme buka-tutup panoramic sunroof, lampu kabin serta ambient lighting yang bisa disesuaikan dengan kemauan pengendaranya.

Armrest depan MINI Cooper JCW akan menjadi tempat yang tepat untuk menyimpan gadget seperti iPhone, karena telah ada dock yang didesain khusus untuk hp buatan Apple tersebut. Sekali dikoneksikan melalui dock yang tersedia, aplikasi dan segala media yang ada di iPhone anda bisa juga diakses melalui MINI Connected.

Sekiranya mutu suaranya bagaimana? Ya memang sih, menu utama mobil ini yaitu deru mesin 2.000 cc 4 silinder turbonya yang menggugah selera, namun bukan berarti soal audio diabaikan. Seperangkat audio bermutu dari Harman/Kardon siap melantunkan nyanyian kesukaan anda untuk menambah tingkat excitement dikala berkendara dengan mutu suara kelas wahid. Tetapi pastinya ada pertanyaan yang pasti timbul apabila telah membahas MINI Cooper 3 pintu : Apa kabar kabin belakangnya? Sebenarnya biasa saja, jalan masuk keluar masuknya malahan tepat-pasan, namun karena ini 3 pintu ya kami jadi maklum saja. Kabin belakangnya menawarkan sepasang jok, komplit dengan cup holder dan sabuk pengaman. Telah ISOFIX kah? Pastinya.

Tetapi ya kami ingatkan kembali, memangnya siapa yang berharap beli MINI 3 pintu dan duduk di belakang? Lagipula ini MINI Cooper John Cooper Works, mobil yang dimiliki untuk dirasakan fun to drive-nya, bukan untuk duduk di pintu belakang dan memerintah supir seo bayaran mengemudikan untuk kita. Sekiranya berharap MINI yang kabin belakangnya lega dan aksesnya gampang, ada MINI Cooper dan Cooper S 5 pintu yang pernah kami ulasan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *